PNFI Gelar Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Digitalisasi SPNF bagi SKB dan PKBM
Jakarta, 29 April 2026 — Direktorat Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal (PNFI), menyelenggarakan Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Digitalisasi Pembelajaran Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) SKB dan PKBM. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube @duniapenfi, pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola data pendidikan di SPNF khususnya Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Kegiatan ini dibuka oleh Direktur PNFI, I Gusti Made Ardana. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pengambilan keputusan ini sangat tergantung dengan data yang ada.

“Undang-Undang Sisdiknas Tahun 2003 No. 20 dan Perpres No. 39 Tahun 2019, tentang satu data sudah dikeluarkan dan kementerian kita juga sudah menetapkan Permendikbud No. 79 Tahun 2015, terkait dengan Dapodik sampai dengan turunannya Permendikbud Ristek No. 47 Tahun 2023, yaitu standar pengelolaan pendidikan itu semua sudah dikeluarkan dalam rangka untuk memvalidasi data yang ada,” ujar I Gusti Made Ardana.
Forum sosialisasi ini, lanjutnya, menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait pentingnya verifikasi dan validasi data.

Dalam pelaksanaannya, sosialisasi ini menghadirkan pemaparan dari Agung Priyanto, perwakilan dari Direktorat (PNFI yang menyampaikan tentang kebijakan digitalisasi pembelajaran SPNF di 2026.
“Tujuan kita memang digitalisasi terkait dengan rendahnya literasi dan numerasi. Posisinya, digitalisasi yang kita berikan dapat dimanfaatkan oleh seluruh satuan pendidikan, bahkan oleh seluruh peserta didik kita, di usia berapapun, digit yang manapun,” ujar Agung.

Selanjutkan pemaparan dar, Fathur perwakilan dari Setditjen Pendidikan Vokasi-PKPLK yang menyampaikan tentang mekanisme maupun praktik terkait dengan bagaimana cara untuk verval data digitalisasi pembelajaran melalui Satuan Pendidikan dan Dinas Pendidikan (SIREDI).
“Aplikasi yang berbasis web dan sudah uji coba di komputer, laptop, dan smartphone, berjalan lumayan bagus dan kita juga coba optimalkan uji coba di google chrome, browser chrome,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut berlangsung melalui berbagai sesi, mulai dari laporan, penjelasan teknis Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Digitalisasi Pembelajaran Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) SKB dan PKBM, hingga diskusi interaktif. Dari rangkaian sesi tersebut, memberikan pemahaman teknis mengenai mekanisme dan prosedur verval data, meningkatkan kualitas dan akurasi data SPNF, dan mendukung kebijakan berbasis data yang akurat dan akuntabel.(Penulis: Risa, Editor: Robby A)