Direktorat PNFI Perkuat Kompetensi Pendidik melalui ToT Pemanfaatan dan Optimalisasi Digitalisasi Pembelajaran SPNF
Malang, 13 Juli 2026 – Direktorat Pendidikan Nonformal dan Informal menyelenggarakan Training of Trainer (TOT) Pemanfaatan dan Optimalisasi Digitalisasi Pembelajaran Satuan Pendidikan Nonformal pada 13–16 Juli 2026 di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Direktorat PNFI dalam memperkuat kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital, khususnya papan interaktif digital, dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan nonformal.
Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bidang Teknologi Pendidikan, Ir. Moch. Abduh, M.S.Ed., Ph.D., yang menekankan bahwa transformasi digital bukan hanya tentang menghadirkan perangkat teknologi di ruang belajar, tetapi juga mengubah cara pendidik merancang pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.
"Papan interaktif digital bukan sekadar alat bantu mengajar. Teknologi ini harus menjadi media yang mampu mendorong pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik. Keberhasilan digitalisasi ditentukan oleh bagaimana pendidik memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas proses belajar." Ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BBPPMPV BOE Malang, Dr. Anwar Sidarta, M.Si., menyampaikan komitmen BBPPMPV BOE untuk terus mendukung implementasi program digitalisasi pembelajaran yang diinisiasi Direktorat PNFI melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan pendampingan teknis.
"BBPPMPV BOE siap menjadi mitra strategis Direktorat PNFI dalam memperkuat kompetensi pendidik. Melalui pemanfaatan papan interaktif digital, kami berharap proses pembelajaran di SPNF menjadi lebih inovatif, menarik, dan mampu menjawab tantangan pembelajaran di era digital." Jelasnya

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Tata Kelola Direktorat PNFI, Dr. Novrian Satria Perdana, S.E., M.E., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan TOT ini merupakan bagian dari strategi Direktorat PNFI untuk memastikan bantuan digitalisasi pembelajaran tidak hanya berhenti pada penyediaan sarana "Digitalisasi pembelajaran tidak berhenti pada pengadaan papan interaktif digital." Ujarnya.
"Yang jauh lebih penting adalah memastikan setiap pendidik memiliki kompetensi untuk mengoptimalkan pemanfaatannya sehingga teknologi tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran di satuan pendidikan nonformal." Tandasnya

Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan mengenai pemanfaatan papan interaktif digital, penyusunan perangkat pembelajaran berbasis teknologi, pengembangan media pembelajaran interaktif, serta praktik penggunaan perangkat digital dalam proses pembelajaran. Melalui pendekatan Training of Trainer (TOT), peserta diharapkan tidak hanya mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di satuan pendidikan masing-masing, tetapi juga menjadi fasilitator bagi pendidik lainnya dalam memperluas pemanfaatan teknologi digital di lingkungan SPNF.
Melalui kegiatan ini, Direktorat PNFI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi pembelajaran di satuan pendidikan nonformal melalui pemanfaatan teknologi yang efektif, peningkatan kompetensi pendidik, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan nonformal yang semakin berkualitas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital. (hms/nau)